Postingan

Selayang Pandang Sekilas Pantauan Adat-Istiadat Lahat dan Pagar Alam dan Sekitarnya.

Lebih kurang dua minggu habis lebaran yang lalu 2016, penulis menghadiri acara Pernikahan adik kami Marlisi dan Evi di Desa Gunung Lewat Kecamatan Kota Agung Kabupaten Lahat.Penulis akan mengungkap Tata Cara Adat Pantauan dalam pelaksanaan resepsi Pernikahan adat-istiadat daerah Lahat, Pagar Alam dan sekitarnya.
Hal ini sangat menarik bagi Penulis dikarnakan baru sekali ini penulis menghadiri resepsi pernikahan di Daerah lahat yang notabone Tata Cara Pantauan sangat berbeda dengan Adat-Istiadat Daerah Semende Lembak khususnya daerah Mekakau.
Penulis akan mengungkap dari segi Tata Cara Pantauan saja.
Pantauan artinya memantau/memanggil untuk datang kerumah yang memanggil, Jadi siapa yang punya rumah memanggil untuk datang kerumahnya.
Prosesi Tata Cara Pantauan.
Pihak Besan ataupun Undangan lainnya yang datang pada acara resepsi Pernikahan sesuai yang diundang oleh yang punya hajatan diminta untuk Minum…

Sejarah Dusun Belimbing (Dusun Mutung)

Dusun Belimbing termasuk dusun Tua diperadaban Suku Semende Lembak di Marga Mekakau Ilir (Sekarang Kecamatan Mekakau Ilir) Ogan Kamering Ulu Selatan. Menurut cerita yang dituturkan oleh orang-orang tua kita, bahwa dusun belimbing sebelum memeluk Agama Islam penduduknya menganut ajaran Animisme.Setelah agama Islam masuk ke Indonesia melalui Aceh, Sumbar dan Palembang, barulah agama islam masuk ke Dusun Belimbing dibawa oleh Ulama-ulama dari Aceh, Sumbar dan Daerah Pasemah (Palembang).
Dusun Belimbing sangat kharismatik,dan  terkenal dan menjadi persinggahan kaum Ulama, pedagang yang mencari hasil hutan dan garam dari Bengkulu.Banyak leluhur atau Wali-wali penyebar agama Islam,dan Ulubalang-ulubalang , maupun Tembikar-tembikar yang berasal maupun yang singgah di Dusun Belimbing sebut saja; Puyang Awak Raje Nyawe, Puyang Raje Mude, Puyang Serunting Sakti, Puyang Itam Manis, Puyang Midang Anom, Puyang Ledun Sakti dan Para Ulubalang/Tembikar ; Burung Dinang Tujuh Bakhading, Mancan Kumbang,…

karimun news: DIALOG INTERAKTIF DENGAN PENGURUS SUKU, ETNIS DAN PEGUYUBAN DIBAWAH NAUNGAN PFK

PERDAGANGAN ORANG SISI, GELAP PARA TKI/TKW INDONESIA.

Tahun lalu saya mendampingi  Wakil Bupati Karimun untuk mengikuti Rapat Koodinasi Politik dan Keamanan tingkat Provinsi Kepulauan Riau.  Peserta rapat Instansi yang dibawah naungan Kementerian Koordinator Politik Dan Keamanan dari TNI, Polisi, Kejaksaan dan  Instansi lainnya yg Membidangi persoalan yg terkait dengan  Gangguan  Stabilitas Keamanan Negara yang kita cintai ini. Rapat dipimpin oleh Staf dari Kemenkopolkam jakarta.
Materi yg dibahas segala asfek yg dapat menimbulkan potensi Stabilitas Keamanan, baik Kemanan Dalam Negeri  maupun Luar Negeri. yaitu ; Masalah Sosial, Politik, Keagamaan, Perdagangan, Penyelundupan masuk/keluar, Arus Transpormasi dan Informasi melalui Internet  dan Lain-lainnya yg dianggap penting.
Materi yg di bahas saya akan kemukakan ditulisan ini sekedar gambaran informasi tentang Perdangan Orang, hal ini kiranya agar kita  waspada terhadap masyarakat, kerabat, kenalan, teman, dan keluarga kita sendiri.Perdagangan Orang Indentik  dg penyaluran  Tenaga Kerja…

Narkoba Sudah Meraja Lela Baik Di Kota Maupun Di Desa-desa.

Tahun 2013 yang baru lalu penulis mewakili Bupati Kabupaten Karimun untuk menghadiri suatu acara Pelantikan Para Pejabat Eselon II dan IV kepala Badan Narkotika Nasional untuk tingkat Provinsi dan Kabupaten /Kota dan dilanjutan dengan pengarahan/Ekspose permasalahan Narkotika di Tanah Air oleh Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Jakarta.
Peredaran Norkoba di Indonesia sudah terkatogori lampu merah,,,, mengapa demikian?????Negara-negara di belahan Dunia, Afrika, Timteng, Asia Barat dan Timur serta Amerika Latin, para bandar internasional berlomba untuk memasukkan hasil industri   kimia bahan-bahan  untuk membuat narkoba di Indonesia. Hal ini sangat mengerikan bagaimana tidak bahan-bahan tersebut diolah di perumahan dan beromzet miliaran rupiah.
Yang kita menjadi galau dan miris, Negara Tetangga kita Malaysia juga dijadikan salah satu pintu masuknya Narkoba ke Indonesia yang memanfaatkan Tenaga kerja kita TKI/TKW yg bekerja di Malaysia. Mereka dimanfaatkan oleh bandar narkoba Malaysia…

Pantun Bersahut Bujang - Gadis (Bujang Tuwe Buntu)

Becincin kawatnye lidi
Elang menari lawan kukunye
Payu bepikir ndikalu diri
linjau jadi lawan jodohnye

Timpe kemang sakit hasenye
Tambah binjul ditimpe limus
Ngape; dengan  bujang tuwe
Ngintikkah gadis badan tekukhus

Bukanye senang duduk ditangge
Kire duduk jauh pikiran
Jangan takut ngah bujang tuwe
Tuwe diluar mude didalam

Ketintang membawe taji
Kemane ncakae sauhnye
Selop jepang dikde tebeli
Jangan memance bebini duwe

Aku nyangke durian tinggi
Rupenye durian masak layu
Aku nyangke ndak ngajak jadi
Aku ditinggal dibuat malu

Ade antan masih ndak lesung
Nutuk khebuk ndak ade padi
Ncakae gadis ngudutlah puntung
Pantaslah saje gadis belakhi

Terebang burung serindit
Inggap diranting nangke
Biarlah tuwe asal beduit
Segale gadis galak gale

Sangkae pintau luluk keluang
Sangkae tegantung luk buah labu
Oi makmane gadis ndak ribang
Idang kah midang bekate buntu

Alangkah panjang ikuk sapi
Sapi ade diseberang
Aku heran gadis mak ini
Rate-rate mate duitan

Celane tukak jaitngah jakhum
Teculak ngah …

Sekilas Sejarah Puyang Itam Manis

Puyang Itam Manis adalah seorang Wali, bermukim di Dusun Belimbing (dusun mutung) antara dusun Galang Tinggi dan dusun Kota Baru, kecamatan Mekakau Ilir. Keberadaannya kira-kira dibawah generasi orang Tua kami atau generasi puyang2 kami. menurut penuturan orang tua kami sebelum dusun Belimbing terbakar/mutung orang tua kami masih melihat Rumah dan salangan Puntung (kayu Bakar) peninggalan Puyang Itam Manis masih tersusun dg rapi.
Puyang Itam Manis adalah Wali, pendakwah, Penyebar agama Islam dan selain itu penasehat adat-istiadat semende. Puyang itam Manis bersuamikan Puyang Midang Anom beliau juga pendakwah  agama islam. Puyang ini suami isteri tidak punya keturunan. Puyang Itam Manis punya saudara yg bergelar Burung Dinang Tujuh Bekhading yang bermukim di dusun Tinggi (dusun kelam) di ulu air Ubuy dusun Galang Tinggi.
Setelah Puyang Midang Anom wafat, Puyang Itam Manis menempatkan Batu Nisannya disamping Makam Puyang Midang Anom, menurut penuturannya untuk anak cucu Ziarah Padanya.…